![]() |
| Foto : radartegal.com |
TEGAL - Pemkot Tegal menyerukan seluruh orang tua bersama anak-anaknya untuk melakukan Gerakan 3B, yakni belajar, bermain, dan bercengkerama. Hal ini mengemuka dalam pembukaan Lomba Bercerita dan Menggambar Mading yang diselenggarakan Perpustakaan Daerah (Perpusda) Mr Besar Martoekoesomo di Alun-alun Tegal, kemarin.
Wali Kota Tegal Siti Masitha menyampaikan, gerakan 3B perlu digencarkan untuk mempererat hubungan orang tua dengan anak-anaknya. “Ini untuk ibu, bapak, dan anak-anaknya. Apabila waktu sudah menunjukkan pukul 18.00, mulai matikan televisi, radio, dan mulai mengajak anak belajar, bermain, dan bercengkerama,” ujar Wali Kota.
Menurut wali kota, dengan gerakan tersebut, anak-anak di rumah akan kembali ke kodratnya dan mendapatkan hak-haknya sebagai anak-anak. Wali kota lalu mengajak salah satu ibu teladan untuk naik ke atas panggung.
Ibu tersebut bernama Vivi, yang dinilai telah menerapkan Gerakan 3B kepada anak-anaknya yang berusia SD dan tiga tahun. Vivi mengaku, setiap pukul 18.21, dia membiasakan mematikan televisi di rumah.
Dia lalu mengajak anaknya, Haedar untuk belajar pelajaran di sekolah, yang diperluas dengan cerita agar tidak membosankan. Vivi merasa kerja keras mendidik Haedar berbuah manis. Anaknya itu, memiliki prestasi yang cukup menonjol.
“Haedar pernah mengikuti lomba bercerita sampai ke provinsi. Dalam waktu dekat ini, dia akan mengikuti lomba pidato,” ujarnya.
Lomba Bercerita dan Menggambar Mading ini merupakan rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi ke-437 Kota Tegal. Lomba ini diharapkan bisa menjadi wadah untuk menampilkan kreativitas yang dimiliki anak-anak Kota Bahari.
Selain lomba, Perpusda menerjunkan empat armadanya yang berfungsi sebagai perpustakaan keliling. Perpusda ingin minat baca masyarakat meningkat.
